Friday, July 26, 2013
Kiat Membersihkan Perhiasan Perak
Kiat Membersihkan Perhiasan Perak
Foto: Hs Silver
Jika perhiasan perak terkena noda, berikut ini cara menghilangkannya.
- Jika ingin menghilangkan noda di perak dengan kain pembersih, kita dapat menggosok dengan gerakan dari belakang ke depan atau atas ke bawah (tidak melingkar).
- Jika menggunakan cairan pembersih (cleanser) khusus perak, rendam perak di dalam cairan, dan basuh sebentar. Kemudian keringkan dengan kain. Sekedar info, cleanser tersebut tidak membahayakan perhiasan emas dan platinum, tetapi tidak akan membersihkan keduanya dengan baik.
- Khusus perhiasan perak dengan ukiran atau desain yang rumit, kita dapat menggunakan pasta perak atau polish untuk membersihkannya. Ambil sedikit pasta dengan kain atau sikat berbulu lembut, gosok perlahan, dari atas ke bawah, lalu bilas dan keringkan.
Sedangkan penyimpanannya, kita dapat meletakkan perhiasan di kotak atau kantong perhiasan berbahan velvel atau suede. Sebaiknya penyimpanan dalam kantong dipisahkan antara satu perhiasan dengan lainnya, terlebih jika berbeda jenis.
Kita juga bisa menyimpan kotak atau kantong perhiasan di dalam safe deposit box atau filing kabinet berbahan fireproof metal. Simpan di tempat kering dan tertutup.
(Agustina Rasyida)
Cara mengetahui Perhiasan Perak Palsu atau tidak
Cara mengetahui Perhiasan Perak Palsu atau tidak
Foto by Hs Silver
1. Lihat ada cap S925 atau 925 tidak
Umumnya perhiasan perak itu ada cap kadar. Liat saja apakah ada cap tersebut atau tidak. Pasti ada yang bertanya bedanya cap S925 dan 925 itu apa. Sebenarnya cap depan 'S' itu artinya Sterling / telah di lapis / krom emas putih. Cuma kadang ada distributor yang ambil dari pabrik terus krom sendiri. Jadi meski warnanya sudah emas putih tapi cap nya tetap '925'. Jadi cap tersebut tidak ada perbedaan signifikan, karena kita dapat krom ulang sendiri di toko yang menerima jasa krom.
2. Lihat warnanya.
Ini yang agak sulit. Karena biasanya kita sering butuh pengalaman meliat mana warna emas putih dan warna perak asli. Diluar warna itu biasanya kita sudah boleh bertanya-tanya. Sebagai referensi teman-teman dapat merujuk pada post di http://silverforyou.blogspot.com/2010/06/perbedaan-sterling-silver-dan-silver.html
3. Lap pakai kain.
Lap pakai kain, biasanya perak mudah teroksidasi. Kalo kain anda hitam-hitam berarti logam tersebut perak.
4. Bawa ke toko atau tempat gadai.
Biasanya toko atau tempat gadai untuk test perak ada yang mengenakan biaya ada juga bagian dari servis kepada konsumen. Biasanya mereka menggunakan asam sitrat untuk menguji perhiasan. Cuma hati-hati, jangan sampai perhiasan anda yang terkena asam sitrat tersebut, karena bisa meninggalkan bekas atau jejak hijau. Umumnya mereka menggunakan batu untuk menggesek perhiasan anda. Disitulah asam sitrat akan ditaruh untuk meliat reaksi warna pada batu tersebut. Hampir sama seperti pengujian perhiasan emas.
Labels:
History
Friday, July 19, 2013
Sejarah Kerajinan Perak Kotagede, Jogja.

Sejarah Kerajinan Perak Kotagede, Jogja
Sebelum berkembang menjadi sentra kerajinan perak, Kotagede merupakan ibu kota Kerajaan Mataram yang pertama, dengan raja pertama Panembahan Senopati.Panembahan Senopati menerima kawasan yang waktu itu masih berupa hutan yang sering disebut Alas Mentaok dari Sultan Pajang, Raja Kerajaan Hindu di Jawa Timur.
Kotagede menjadi ibu kota hingga tahun 1640, karena raja ketiga Mataram Islam, Sultan Agung, memindahkannya ke Desa Kerto, Plered, Bantul. Keberadaan perajin perak muncul seiring dengan lahirnya Mataram. Perpindahan ibu kota ke Plered itu ternyata tidak membuat para perajin ikut-ikutan pindah. Mereka yang biasanya melayani kebutuhan raja itu tetap mempertahankan usahanya dengan menjualnya ke masyarakat umum.
Masa kejayaan Kotagede sebagai sentra industri perak terjadi pada era 1970-1980. Saat itu, jenis barang didominasi oleh alat-alat makan untuk memenuhi permintaan turis asing dan Saat itu belum banyak toko yang menjual produk kerajinan perak.
Keberadaan perajin perak di Kotagede juga tak luput dari peran Verenigde Oost-IndischeCompagnie (VOC) yang masuk ke Yogyakarta sekitar abad ke-16 silam. Waktu itu, banyak pedagang VOC yang memesan alat-alat rumah tangga dari emas, perak, tembaga, dan kuningan ke penduduk setempat.
(scribd)
I am Antok from Yogyakarta, Indonesia. Do you love handmade silver jewelries directly from the crafters in Kotagede?
Contact me: Antonius Bramanty Sri Wardhana (Antok); 0812 2700 3375 ; 085726103393 (+SMS); E:kgperak_925@yahoo.com; Twitter:kgperak ; FB:antonius bramanty sri wardhana ; PIN BB: 28AC4A3C. Address: KG Perak, Jl. Mondorakan no.81, Kotagede, Yogyakarta,dan XT SQUARE (terminal lama umbulharjo) kios C lantai 2 no 79 Indonesia.
Menyediakan berbagai kerajinan perak langsung dr pusat perak Kotagede Yogyakarta.
Labels:
History
Proses Pembuatan Kerajinan Perak Kotagede, Jogja.

Proses Pembuatan Kerajinan Perak Kotagede, Jogja.
Selain Kotagede, sebenarnya ada beberapa sentra kerajinan perak lain di Indonesia,seperti Bali dan Lombok. Namun, kerajinan perak Kotagede memiliki ciri khas tersendiri,yakni tetap dipertahankannya proses pembuatan barang kerajinan secara manual.
Lokasi perajin perak di Kotagede tersebar merata, mulai dari Pasar Kotagede sampaiM asjid Agung. Saat ini sekitar 60 toko yang menawarkan berbagai produk kerajinan perak.Sedikitnya ada empat jenis tipe produk yang dijual, yakni filigri (teksturnya berlubang-lubang), tatak ukir (teskturnya menonjol), casting (dibuat dari cetakan), dan jenis handmade (lebih banyak ketelitian tangan, seperti cincin dan kalung).
Untuk memperoleh sebuah bentuk, banyak proses yang harus dikerjakan seorang perajin.Yanto, perajin perak, menjelaskan, tahap paling awal adalah membuat desain, kemudian memindahkan desain itu ke cetakan. Selanjutnya, lempengan kuningan atau tembaga sebagai bahan dasar didrik dengan memakai timah lunak. Setelah didrik baru dirangkai. Langkah terakhir adalah pelapisan bentuk yang sudah jadi dengan perak melalui proses penyepuhan.Sebagian bentuk memerlukan proses yang berbeda. Perak lempengan harus dipahat sedikit demi sedikit dengan lembaran aspal atau lilin atau kawat perak tipis, dan dirangkai sedemikian rupa untuk memperoleh bentuk yang dikehendaki.
Kebanyakan ornamen kerajinan perak Kotagede sangat dipengaruhi oleh motif kain batik.Penentuan harga barang kerajinan perak tidak hanya didasarkan pada besar-kecil atau beratnya, tetapi juga nilai seni dan tingkat kerumitan dalam pengerjaannya.
(scribd)
I am Antok from Yogyakarta, Indonesia. Do you love handmade silver jewelries directly from the crafters in Kotagede?
Contact me: Antonius Bramanty Sri Wardhana (Antok); 0812 2700 3375 ; 085726103393 (+SMS); E:kgperak_925@yahoo.com; Twitter:kgperak ; FB:antonius bramanty sri wardhana ; PIN BB: 28AC4A3C. Address: KG Perak, Jl. Mondorakan no.81, Kotagede, Yogyakarta,dan XT SQUARE (terminal lama umbulharjo) kios C lantai 2 no 79 Indonesia.
Menyediakan berbagai kerajinan perak langsung dr pusat perak Kotagede Yogyakarta.
Labels:
History
Subscribe to:
Comments (Atom)

